Minggu, 24 Oktober 2010

Qi


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Karakter qi dalam kaligrafi penulisan bahasa Korea
Qi (Hanzi: 氣, Kanji: 気) atau lebih sering dieja sebagai chi atau ch'i (dalam Romanisasi gaya Wade-Giles) atau ki (dalam ejaan Romajibahasa Jepang) adalah sebuah konsep dasar budaya Tionghoa. Qi dipercayai adalah bagian dari semua makhluk hidup sebagai semacam "kekuatan hidup" atau "kekuatan spiritual". Kata ini seringkali diterjemahkan sebagai "aliran energi" atau secara harafiah sebagai "udara" atau "nafas".

[sunting]Etimologi

Dalam aksara Hanzi atau Kanji, qi ditulis sebagai 氣 atau 気. Menurut tradisi, karakter ini ditafsirkan sebagai "asap kukus (气) yang naik dari nasi (米) yang masak."

Akupuntur


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Akupuntur (Bahasa InggrisAcupunctureBahasa Latinacus, "jarum" (k benda), dan pungere, "tusuk" (k kerja)) atau dalam Bahasa Mandarin standard, zhēn jiǔ (針灸 arti harfiah: jarum - moxibustion) adalah teknik memasukkan atau memanipulasi jarum ke dalam "titik akupunktur" tubuh. Menurut ajaran ilmu akupunktur, ini akan memulihkan kesehatan dan kebugaran, dan khususnya sangat baik untuk mengobati rasa sakit. Definisi serta karakterisasi titik-titik ini di-standardisasi-kan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO[1]. Akupunktur berasal dari Tiongkok dan pada umumnya dikaitkan dengan Obat-obatan Tradisional Tiongkok. Bermacam-macam jenis akupuntur (JepangKorea, dan Tiongkok klasik) dipraktekkan dan diajarkan di seluruh dunia.

[sunting]Teori Akupuntur

Teori akupuntur yang berasal dari Pengobatan/Obat-obatan tradisional Tiongkok tidak melalui penggunaan metode ilmiah, dan mendapat berbagai kritik berdasarkan pemikiran ilmiah. Tidak ada basis anatomis atau histologis yang secara fisik bisa diverifikasi tentang keberadaan titik akupunktur atau meridian (akupunktur).

[sunting]Manfaat Akupuntur

Apakah akupuntur benar-benar mujarab atau sekedar placebo, hal ini masih menjadi bahan riset ilmiah. Ditinjau dari percobaan-percobaan klinis yang ada menurut protokol obat-obatan berdasarkan bukti; beberapa ilmuwan telah menemukan kemanjurannya untuk sakit kepalasakit punggung bagian bawah dan nausea, tapi kebanyakan kondisi diakhiri dengan tidak cukupnya bukti yang memastikan apakah akupunktur benar-benar efektif. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat untuk Obat-obatan Alternatif dan Komplementer Nasional (NCCAM) yang berada di bawah naungan Institut Kesehatan Nasional (NIH), Asosiasi Medis Amerika (AMA) dan beberapa laporan resmi juga telah mempelajari serta memberi komentar tentang kemanjuran akupunktur. Terdapat persetujuan umum bahwa akupunktur adalah aman apabila dilakukan oleh praktisi yang terlatih, dan bahwa penelitian lebih jauh tentang akupunktur diperlukan. Dari beberapa kesaksian Praktisi Akupuntur banyak membantu dalam menuntaskan persoalan kesehatan secara phisik

Cakra


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Artikel ini adalah bagian dari seri 
Filsafat Hindu
Aum.svg
Ajaran Filsafat
Samkhya • Yoga • Mimamsa
Nyaya • Vaisiseka • Vedanta
Ajaran Vedanta
Advaita • Vishishtadvaita
Dvaita • Shuddhadvaita
Dvaitadvaita • Achintya Bheda Abheda
Tokoh Filsafat Hindu
Kapila • Patanjali • Jaimini
Gotama • Kanada • Rsi Vyasa
Pertengahan
Adi Shankara • Ramanuja
Madhva • Madhusūdana
Vedanta Desika • Jayatirtha
Moderen
Ramakrishna • Ramana
Swami Vivekananda • Narayana Guru
Ramakrishna • Ramana
Sri Aurobindo • Sivananda
Caturyuga
Satyayuga • Tretayuga
Dwaparayuga • Kaliyuga
ChakraDiag.jpg
Dalam Hinduisme dan dalam sebagian budaya Asia yang terkait dengan Hinduisme, cakra dipahami sebagai pusat energi metafisik dan/ataubiofisis dalam tubuh manusia. Gerakan Zaman Baru dan, sampai tingkat tertentu, gerakan Pemikiran Baru yang sangat berbeda, juga telah mengadopsi dan mengembangkan teori ini.

Daftar isi

 [sembunyikan]

[sunting]Pengantar

Kata "cakra" berasal dari bahasa Sanskerta चक्र yang berarti "roda" atau "lingkaran" (juga kata-kata yang terkait dengan kedua kata tersebut), dan kadang-kadang juga merujuk kepada "roda kehidupan". Beberapa sumber tradisional menyebutkan ada lima atau tujuh cakra, yang lainnya menyebutkan delapan.

[sunting]Bahan-bahan dan buku rujukan

[sunting]Lihat pula

[sunting]Pranala luar